BERITAPONOROGO.COM: Polres Ponorogo mengerahkan personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dan Satuan Samapta untuk memantau pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di enam SPBU pada Kamis malam (8/10/2026). Langkah ini dilakukan setelah kendala pada sistem pusat sempat memengaruhi pelayanan di SPBU dan berpotensi memicu penumpukan kendaraan.
Petugas mulai melakukan pemantauan sekitar pukul 21.00 WIB. Mereka menyasar SPBU Dengok, Tambakbayan, Sinduro, Asem Buntung, Cekok, dan Babadan untuk memastikan antrean kendaraan tidak meluas hingga menghambat arus lalu lintas.
Selain memantau kondisi di lokasi, personel kepolisian mengatur kendaraan dan berkoordinasi dengan pengelola SPBU guna mempercepat penanganan kendala pelayanan.
Gangguan sistem menjadi salah satu hal yang diantisipasi petugas karena dapat memperlambat proses pengisian BBM. Jika tidak segera tertangani, kondisi tersebut berpotensi memicu antrean panjang, mengganggu pengguna jalan, hingga menimbulkan kerawanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Setelah pengelola SPBU menindaklanjuti kendala tersebut, pelayanan berangsur kembali normal. Petugas kemudian memastikan antrean kendaraan terurai dan arus lalu lintas di sekitar lokasi kembali lancar.
Polres Antisipasi Antrean Meluber ke Jalan
Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas AKP Tri Arda Meidiansyah, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan kehadiran polisi di sejumlah SPBU merupakan langkah preventif untuk menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami tidak ingin antrean BBM berkembang menjadi persoalan baru, khususnya mengganggu arus lalu lintas maupun menimbulkan kerawanan kamtibmas. Karena itu, personel kami hadir untuk melakukan pemantauan, pengaturan, dan koordinasi secara langsung dengan pihak SPBU,” ujarnya.
Menurut Tri Arda, koordinasi dengan pengelola SPBU diperlukan agar kendala yang memengaruhi pelayanan dapat segera ditangani. Dengan begitu, antrean kendaraan tidak sampai menghambat aktivitas masyarakat dan pengguna jalan lainnya.
Ia menyampaikan bahwa penanganan kendala sistem membuat kondisi di lokasi kembali terkendali. Berdasarkan laporan setelah patroli, petugas tidak lagi menemukan antrean kendaraan di enam SPBU yang menjadi sasaran pemantauan.
“Alhamdulillah, setelah kendala sistem ditangani, situasi kembali normal. Antrean kendaraan nihil dan kondisi di lokasi secara umum aman, tertib, serta lancar. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tertib, tidak menyerobot antrean, dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan,” tegasnya.
Pemantauan Dilanjutkan untuk Cegah Gangguan
Polres Ponorogo menyatakan akan terus memantau sejumlah titik yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan. Patroli dan koordinasi dengan pengelola SPBU menjadi bagian dari upaya mencegah gangguan sejak dini.
Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar mengikuti aturan antrean serta arahan petugas apabila terjadi kepadatan di area pengisian BBM.
Hingga patroli berakhir, situasi di enam SPBU yang dipantau dilaporkan aman dan tertib. Antrean kendaraan nihil, sedangkan arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau lancar.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga aktivitas pengisian BBM tetap berjalan tertib tanpa mengganggu mobilitas masyarakat di wilayah Ponorogo.




