BERITAPONOROGO.COM:: Lupa mematikan kompor saat memasak air diduga menjadi penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah milik Sarno di Dukuh Ngunut, Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026) sore. Kebakaran yang dilaporkan pukul 15.43 WIB tersebut mengakibatkan bangunan rumah, perabotan, enam unit sepeda, serta surat-surat penting terbakar, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ponorogo, Bambang, Supeno menjelaskan, kebakaran diduga bermula ketika pemilik rumah memasak air, tetapi lupa mematikan kompor. Api dari dapur kemudian membesar hingga sulit dikendalikan dan melalap seluruh bagian rumah.
“Dari informasi yang kami terima, kebakaran diduga berawal dari aktivitas memasak air. Kompor lupa dimatikan sehingga api membesar dari dapur dan akhirnya membakar seisi rumah,” jelas Bambang.
Menerima laporan tersebut, tim Damkar Ponorogo langsung bergerak menuju lokasi.
Petugas mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran dengan nomor kendaraan. Proses pemadaman sekaligus dilakukan untuk mencegah api merembet ke rumah warga di sisi kanan dan kiri bangunan yang terbakar.
Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan rumah dengan luas area sekitar 10 x 10 meter. Meski api membakar rumah dan sejumlah barang milik korban, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan laporan sementara Damkar Ponorogo, total kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp50 juta. Kerugian tersebut meliputi bangunan rumah, perabotan rumah tangga, enam unit sepeda, dan dokumen penting milik korban.
Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala tanpa pengawasan. Aktivitas sederhana seperti memasak air dapat memicu kebakaran apabila sumber api tidak segera dimatikan setelah digunakan.
Masyarakat juga diimbau memastikan kondisi kompor aman sebelum meninggalkan dapur atau melakukan aktivitas lain. Jika terjadi kebakaran, warga diharapkan segera meminta bantuan petugas pemadam kebakaran agar api dapat ditangani secepat mungkin.




