Krida Praja

18 Calon Berebut Enam Kursi Eselon II Ponorogo, Ini Daftar Lengkapnya

Foto Ilustrasi dibuat oleh AI
Foto Ilustrasi dibuat oleh AI

BERITAPONOROGO.COM: Sebanyak 18 pejabat dan aparatur kini masuk daftar calon akhir untuk memperebutkan enam jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) menetapkan tiga nama untuk masing-masing jabatan.

Enam jabatan strategis tersebut meliputi Direktur RSUD, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD).

Penetapan 18 calon akhir itu tertuang dalam Pengumuman Nomor 31/PANSEL/KAB-PO/2026 tentang hasil akhir seleksi terbuka dan kompetitif pengisian JPT Pratama Kabupaten Ponorogo Tahun 2026. Pengumuman tersebut diterbitkan pada 24 September 2026.

Tiga Kandidat untuk Setiap Jabatan

Panitia mencantumkan tiga nama untuk setiap jabatan berdasarkan urutan abjad. Daftar tersebut menjadi hasil akhir dari rangkaian proses seleksi yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Proses seleksi mengacu pada Berita Acara Panitia Seleksi Secara Terbuka Pengisian JPT Pratama Kabupaten Ponorogo Nomor 28/PANSEL/KAB-PO/2026 tertanggal 4 September 2026.

Selain itu, proses tersebut juga mengacu pada rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 48207/R-AK.02.03/SD/F/2026 tertanggal 18 September 2026.

Berikut daftar lengkap 18 calon akhir untuk enam jabatan eselon II Pemkab Ponorogo:

1. Direktur RSUD

Tiga nama yang masuk calon akhir untuk posisi Direktur RSUD adalah:

Anies Djaka Karyawan, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.

Heni Lastari, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Dr. Harjono S.

Isna Rofiduin Ruslan, Dokter Ahli Madya RSUD Dr. Harjono S.

2. Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP

Untuk jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, panitia menetapkan:

Budi Darmawan, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah.

Etik Mudariefah, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP.

Toni Khristiawan, Camat Kauman.

3. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Tiga calon akhir untuk jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yakni:

Dwi Puspitorini, Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Erni Haris Mawanti, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah.

Hadi Priyanto, Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kerja Sama Sekretariat Daerah.

 4. Kepala Dinas Tenaga Kerja

Tiga nama yang masuk tahap akhir seleksi Kepala Dinas Tenaga Kerja yaitu:

Budi Jatmoko, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Hadi Rustiyono, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.

Setiyo Hari Sujatmiko, Camat Sukorejo.

5. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

Untuk posisi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, panitia menetapkan:

Erny Prasetyaningsih, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Mahmudah Reni Damayanti, Kepala Bidang Perumahan dan Tata Bangunan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Shandra Aji Hidayanto, Camat Ponorogo.

6. Kepala BPPKAD

Sementara itu, tiga calon akhir untuk menduduki jabatan Kepala BPPKAD adalah:

Andri Hendhratmoyo, Camat Ngebel.

Luhur Apidianto, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.

Yendri Supriyanto, Kepala Bidang Akuntansi BPPKAD.

Masuk Tahap Penentuan

Dengan ditetapkannya 18 nama tersebut, proses seleksi terbuka JPT Pratama Kabupaten Ponorogo memasuki tahap akhir. Dari tiga kandidat pada masing-masing jabatan, nantinya akan ditentukan pejabat yang mengisi enam posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Pengumuman hasil akhir seleksi itu ditandatangani Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Ponorogo, Dr. Agus Sugiarto, M.Si., di Ponorogo pada 24 September 2026.

Enam jabatan yang kini memasuki fase penentuan tersebut memiliki lingkup tugas yang berbeda, mulai dari pengelolaan rumah sakit daerah, pelayanan perizinan dan investasi, administrasi kependudukan, ketenagakerjaan, perpustakaan dan kearsipan, hingga pengelolaan pendapatan serta keuangan dan aset daerah.

Dengan demikian, sebanyak 18 nama yang telah diumumkan menjadi daftar calon akhir yang akan mengisi enam jabatan eselon II tersebut.

Kalau ingin, angle ini juga bisa dibuat lebih tajam lagi dengan membedah “peta asal kandidat” misalnya berapa calon berasal dari sekretariat daerah, dinas, kecamatan, RSUD, hingga Pemkab Madiun tanpa mengubah atau menambah data.