BERITAPONOROGO.COM: Kebakaran melanda sebuah bangunan kosong milik Puskesmas Ponorogo Selatan di Jalan Pacar, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Kamis (24/9/2026) dini hari. Bangunan yang digunakan sebagai gudang arsip tersebut terbakar dan mengakibatkan sejumlah arsip serta satu unit sepeda motor hangus.
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ponorogo menerima laporan kebakaran pada pukul 02.58 WIB. Regu A langsung berangkat pada pukul 02.59 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 03.08 WIB.
Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ponorogo, Bambang Supeno, mengatakan petugas langsung melakukan pemadaman setelah tiba di lokasi. Petugas menangani kebakaran hingga api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman pada pukul 05.16 WIB.
“Petugas langsung melakukan pemadaman setelah menerima laporan dan tiba di lokasi. Penanganan berjalan aman dan lancar,” kata Bambang Supeno.
Tidak ada penghuni di dalam bangunan ketika kebakaran terjadi sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka.
Menurut seorang saksi bernama Agus yang tinggal di rumah depan lokasi kejadian mendengar suara sekitar pukul 02.30 WIB. Setelah memeriksa sumber suara, saksi melihat api muncul dari bagian pojok belakang sebelah selatan bangunan.
Saksi kemudian membangunkan Rudi dan Yayuk. Mereka berusaha memadamkan api secara mandiri, tetapi kobaran api sudah membesar sehingga mereka segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Bangunan dalam kondisi kosong dan tidak ada penghuni saat kejadian. Saksi sempat berusaha memadamkan api, tetapi karena api sudah membesar, mereka kemudian menghubungi Damkar,” ujar Agus.
Petugas menduga korsleting listrik sebagai penyebab awal kebakaran. Namun, penyebab pasti masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak terkait.
Kebakaran menghanguskan arsip dan satu unit sepeda motor. Petugas mencatat luas bangunan yang terbakar mencapai sekitar 169 meter persegi. Tidak ada harta benda yang berhasil diselamatkan dari bangunan tersebut.
Petugas juga melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.




