Berita

Dinkes Ponorogo Waspadai Influenza, Pemantauan Kasus Diperketat Lewat SKDR

Dinkes Ponorogo Waspadai Influenza, Pemantauan Kasus Diperketat Lewat SKDR

BERITAPONOROGO.COM: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit influenza dengan memantau laporan kasus melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR). Langkah ini dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan sejak dini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo, Anik Setyarini, mengatakan influenza termasuk penyakit yang masuk dalam pemantauan rutin pemerintah melalui sistem tersebut.

“Influenza adalah salah satu dari 17 penyakit yang terus diwaspadai. Kami melakukan pemantauan ketat,” kata Anik, Jumat (2/10/2026), sebagaimana dikutip dari pemberitaan resmi Pemerintah Kabupaten Ponorogo pada 6 Oktober 2026.

Anik menjelaskan, influenza merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang dapat menyerang hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Untuk memantau perkembangan penyakit, Dinkes juga menggunakan pendekatan influenza-like illness (ILI) dan severe acute respiratory infection (SARI).

Kedua istilah tersebut digunakan dalam surveilans kesehatan untuk memantau gejala penyakit menyerupai influenza serta infeksi saluran pernapasan akut yang berat.

Menurut Anik, hingga keterangan tersebut disampaikan, Dinkes Ponorogo belum mendeteksi peningkatan laporan kasus influenza A. Pemantauan berlangsung di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk klinik, puskesmas, dan rumah sakit.

“Sejauh ini belum terdeteksi adanya peningkatan laporan kasus influenza A di Ponorogo. Pemantauan sudah dilakukan di berbagai fasilitas layanan kesehatan seperti klinik, puskesmas, serta rumah sakit,” terang Anik.

Pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini agar perkembangan penyakit dapat diketahui dan ditindaklanjuti sesuai kondisi di lapangan. Data dari fasilitas pelayanan kesehatan juga membantu petugas memantau perubahan pola penyakit di masyarakat.

Masyarakat tetap perlu menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta memperhatikan kondisi kesehatan apabila mengalami gejala gangguan pernapasan. Warga yang mengalami gejala berat atau kondisi yang memburuk sebaiknya segera mencari pertolongan medis.

Dinkes Ponorogo terus mengandalkan pemantauan melalui fasilitas kesehatan untuk mengawasi perkembangan influenza. Meski belum ditemukan peningkatan laporan influenza A berdasarkan keterangan tersebut, kewaspadaan dan deteksi dini tetap diperlukan.